Archive for December, 2011

The Untold Story About This Year

Previous story: Malam Saat Ran Mouri Melihat Sinichi Kudo Untuk Terakhir Kalinya.

1 Januari 2011.

When you love someone, you’ll do anything

You’ll do all the crazy things that you can’t explain

You’ll shoot the mon put out the sun

There’ll be times that you’ll believe that you can really fly

-Bryan Adams, When You Love Someone-

 

How many stupid things you’ve done for thing so called LOVE? Me? This is my first time…… first time in this year i mean. The years before? Uncountable!.

Sebuah lagu dari Bryan Adams berjudul When You Love Someone itu terus berputar di otakku. Lirik lagu itu terus mengejekku, sepertinya memang benar, ketika kau mencintai seseorang, kau akan melakukan hal-hal gila di luar akal sehat. Yang paling gila adalah, kau akan percaya bahwa kau benar-benar bisa terbang. Keputusan itu hanya terjadi dalam satu jam. Dan di antara dinginnya udara subuh awal tahun baru yang tidak bisa mendinginkan otakku, aku pun terbang menembus awan, menyebrangi lautan, menempuh jarak hingga 2200 km untuk mencari jawaban atas sebuah pertanyaan cinta. Sebuah perjalanan menjemput luka.

05:26:21 Shubuh pertama, doaku cukup sederhana. Semoga teramini oleh semesta. Jika tidak apa mau dikata? Welcome 2011. (my first tweet in this year) (more…)


My Multiple Personality Disorder

Gara-gara baca tulisannya si @gelaph di www.gelaph.com tentang Kepribadian Ganda, gue jadi kepikiran juga buat nulis ini. Kepribadian Ganda atau dalam bahasa ilmiahnya Multiple Personality Disorder (MPD), adalah penyakit kejiwaan dimana dalam satu tubuh seseorang memiliki berbagai kepribadian berbeda, dan parahnya lagi kadang masing-masing kepribadian itu sangat jauh dari sifat asli si pemilik tubuh yang normal dan saling tidak mengenal satu sama lain. Jadi di satu tubuh, bisa terdiri dari seorang pria dewasa, seorang anak kecil, seorang wanita tua, atau bahkan seorang penjahat kejam dan brutal.

Ada banyak kisah nyata tentang MPD ini yang sudah dibukukan atau dijadikan novel. Mungkin yang terkenal adalah Sybil. Seroang wanita yang memiliki 16 kepribadian. (Clara, Helen, Marcia, Marjorie, Mary, Mike (laki-laki), Nancy Lou Ann Baldwin, Peggy Ann Baldwin, Peggy Lou Baldwin, Ruthie, Sid (laki-laki), Sybil Ann, Sybil Isabel Dorsett, Vanessa Gaile, Victoria Antoniette Shcarleu (Vicky) dan kepribadian terakhir yang tak diketahui namanya). Kemudian ada juga Billy Milligan, yang novelnya udah pernah gue baca dengan judul 24 wajah Billy. Billy adalah seorang pria lemah yang divonis melakukan pemerkosaan yang ternyata diketahui dilakukan oleh kepribadiannya yang lain yaitu Adalana, seorang wanita lesbian. Karena penyakit MPD ini, dia dianyatakan bebas dari tuduhan. Alter ego yang lain ada Christine, seorang anak perempuan dan ada Ragen, seorang penjahat berkebangsaan Rusia. (Alter Ego ini muncul dengan logat Rusia, padahal Billy tidak berdarah Rusia sama sekali). Kedua orang dengan penyakit MPD ini terjadi karena sewaktu kecil mengalami kejadian buruk yang menimbulkan trauma pada kejiwaan, sehingga kepribadian mereka terpecah. Namun alter ego yang sangat jauh berbeda (seperti Ragen yang berbahasa Rusia dan Adalana yang lesbian), belum bisa dijelaskan secara ilmiah bagaimana bisa terjadi.

MPD ini jika diibaratkan sebuah panggung pertunjukan, maka alter ego yang sedang muncul adalah dia yang sedang berdiri di atas panggung dengan disorot lampu panggung, sementara yang lainnya hanya penonton atau bahkan terpuruk di belakang panggung tanpa tahu apa yang sedang terjadi. (more…)


I love You, Mom!

Udah lama gak nulis di blog, mumpung saya masih muda, jomblo dan ganteng, ada baiknya kembali menulis.

Kalo mendengar kata Ibu atau Mama atau Bunda atau apapun sebutannya, apa yang kalian pikirkan? Well, bagi saya pribadi adalah ketenangan dan kehangatan.Adarasa hangat dan tenang ketika bicara di dekat dia dan bercerita segalanya dengannya. Saya termasuk orang yang tertutup, jarang bercerita tentang diri saya kepada orang lain, bahkan dengan teman dekat ataupun keluarga sendiri. Tapi tidak dengan ibu saya. Di dekatnya, sepertinya saya tidak bisa menutupi apa yang saya rasakan dan pikirkan. Semuanya bisa mengalir sendiri.

Saya ingin bercerita sedikit tentang ibu saya, atau saya biasa menyebutnya Mamah. (more…)


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.