Kalian percaya gak dengan yang namanya “Kebetulan” ?
Dulunya gue gak percaya, dan sekarang pun masih. Gue percaya, semua yang terjadi di dunia ini sudah diatur. Masih ingat kan dengan tulisan gue tentang plot vs tempelan?
Tiba-tiba gue teringat tulisan lama gue di sini yaitu yang ini.
Empat tahun kemudian setelah tulisan ngawur itu, sesuatu terjadi.
Semuanya berawal dari ketika gue mengalami ‘kecelakaan’ pada salah satu ‘organ tubuh’. Lalu gue memutuskan untuk backpacking membelah 3 negara: Singapura, Malaysia dan Thailand. Oleh2 hasil jalan-jalan itu sebuah tulisan berjudul Teka-teki di Selat Malaka yang sayangnya berhenti di part V. Kesibukan pekerjaan membuat gue tidak sempat menulis lagi dan melanjutkannya.
Suatu hari –gue masih ingat dengan jelas waktunya – saat itu hari ketiga lebaran. Di malam-malam gak ada kerjaan, gue ngetweet. Saat itu lagi ada permainan tagar kata (hashtag) Rhyme. Sejenis pantun berbahasa inggris. Tak disangka, salah satu teman yaitu Mia, ikutan tertarik bermain. Kemudian teman lainnya yaitu Roy juga ikutan bermain. Lalu temannya Mia, yaitu Grahita juga mulai ikutan. Di situlah awal perkenalan kami berempat. Setelah malam itu, kami sering bermain #rhyme bersama-sama di Twitter dan akhirnya memutuskan untuk tweet-up, istilah lain untuk kopi-darat. Pertemuan kami yang pasti bukan suatu kebetulan.
Setelah bertemu dan ngobrol, ternyata saat itu kami sama-sama sedang patah hati dan baru saja melakukan traveling. Kebetulan lagi? Mungkin saja iya, mungkin saja tidak. Waktu itu kisah patah hati dan traveling ini, baru gue dan Mia yang membuatnya dalam bentuk tulisan. Lalu tercetuslah ide dari Roy untuk membukukan cerita-cerita kami.
Dan akhirnya, jadilah novel keroyokan kami berempat:
TRAVE(LOVE)ING: Hati Patah, Kaki Melangkah.
Sebuah novel cinta yang dibungkus dengan keseruan traveling.
Buku ini bercerita bagaimana 4 sahabat terdampar di tempat berbeda, namun dengan alasan yang sama: mengobati patah hati.
Ada cerita tentang gue yang mencoba berlari ke arah panas, demi menghindari sang rintik hujan pembuat galau. Membelah tiga negara menggunakan jalur darat, demi mengejar sepotong hati yang baru. Semuanya hanya gara-gara sebuah puisi yang berada di patung Merlion Singapura.
Ada juga cerita tentang Grahita, yang mencoba melupakan kenangannya bersama seseorang yang disebut Mr. Kopi. Jalan-jalannya ke Bali untuk melupakan Mr. Kopi malah membuatnya teringat-ingat terus. Masalah semakin rumit ketika otak dan hati bertengkar ikut campur. Logika vs perasaan.
Kemudian cerita tentang Mia, yang dikirim ke Dubai untuk sebuah auditor training. Tapi ternyata, kenangan bersama masa lalunya terbawa dalam kopernya. Si setan galau terus menghantui sepanjang perjalanan Mia di Dubai, hingga ke atas puncak gedung tertinggi di dunia, Burj Al Khalifa, tempat dimana Mia akan melemparkan semua kenangan akan masa lalunya.
Dan terakhir ada cerita tentang Roy, seorang Liverpudian yang secara impulsif berangkat ke Kuala Lumpur demi menonton tim kesayangannya bertanding. Selain menonton pertandingan sepak bola, tujuan Roy ke KL juga, ternyata ingin mencari momen agar hatinya bisa melangkah maju dari masa lalu yang terus menghantui.
Cerita kami ini terkait saat bertemu tak sengaja, atau bercakap lewat berbagai media.
Di buku ini, kalian akan diajak berjalan-jalan menikmati berbagai tempat indah di dunia, mulai dari serunya berarung jeram di Ubud, melihat patung Merlion di Singapura, Batu Cave dan Menara Kembar Petronas di Malaysia, kebutan-kebutan naik Tuk-tuk dan menikmati senja di Kuil Wat Arun di Bangkok, Thailand hingga menyusuri padang pasir dan naik ke puncak gedung Burj Al Khalifa di Dubai. Dan tak lupa, kata-kata berima (rhyme) indah yang terselip di dalam kisan-kisah tersebut.
Ada yang ingin mencari cinta, ada yang ingin melupakan rasa. Ada yang ingin menghapus air mata, diselipi cerita canda dan tawa.
Temukan akhir kisahnya dalam buku Trave(love)ing: Hati Patah, Kaki Melangkah.
- Untuk yang suka traveling.
- Untuk yang pernah patah hati.
- Untuk yang pernah menjalani hubungan LDR.
- Untuk yang pernah menjalani hubungan berbeda keyakinan.
- Untuk yang pernah menjalani sahabat jadi cinta.
- Untuk yang pernah disisihkan karena orang ketiga.
- Untuk yang ingin melupakan masa lalu.
- Untuk yang ingin melangkah maju.
- Untuk yang berharap mendapatkan hati yang baru.
- untuk kamu semua yang pernah jatuh cinta apapun bentuknya
- Temukan semuanya di dalam Trave(love)ing, di toko-toko buku terdekat!
Book Teaser:







Kata Temen Gue